Profil

Profil BBRVBD Cibinong
Profil BBRVBD Cibinong



Balai Besar Rehabilitasi Vokasional ini didirikan pada tahun 1997, yang merupakan hasil kerjasama antara Pemerintah Indonesia cq Menteri Sosial RI dan Pemerintah Jepang cq Japan International Cooperation Agency (JICA) melalui bantuan sebesar 1,65 miliar Yen (35 miliar rupiah)

Misi atau maksud dari didirikannya BBRVBD ini adalah untuk mengembangkan dan meningkatkan sistem rehabilitasi vokasional di Indonesia yang akan mendorong para penyandang cacat agar dapat bermasyarakat dan dapat berdiri sendiri dengan cara memperoleh pekerjaan. Untuk mencapai keberhasilan itu maka Rehabilitasi Vokasional menyelenggarakan Pelatihan Vokasional bagi Penyandang Cacat dalam rangka meningkatkan pengetahuan, sikap dan keterampilan sehingga Penyandang Cacat mampu mandiri secara ekonomi dan sosial dengan memperoleh pekerjaan yang sesuai dengan bakat dan kemampuannya.

Adapun proyek kerjasama tersebut telah dilaksanakan sejak Desember 1997 s/d 2002 ( 5 Tahun ) dibawah rencana proyek kerjasama tehnik oleh JICA. Kerjasama ini berupa pengadaan equipment keterampilan, training bagi petugas, pengiriman tenaga Expert , pengiriman petugas untuk training ke Jepang, dsb. Semua itu dilaksanakan dalam rangka peningkatan Sumber Daya Manusia baik bagi petugas maupun bagi penyandang cacat. Dengan Rehabilitasi Vokasional ini diharapkan adanya pengakuan terhadap penyandang cacat baik dari pemerintah, masyarakat dan dunia usaha, bahwa penyandang cacat ini mampu baik dari segi sikap, pengetahuan dan keterampilan, sehingga mereka layak untuk memperoleh pekerjaan yang sesuai dengan kemampuannya itu.



PENAMAAN LEMBAGA :

Di bentuk dengan Keputusan Menteri Sosial R.I Nomor 06/HUK/1998 tanggal 14 September 1998.

Tahun 1998 - 2003 : " Pusat Rehabilitasi Vokasional Bina Daksa (PRVBD ) dalam hubungannya dengan kerjasama Teknik dengan Pihak JICA, Lembaga ini lebih dikenal dengan sebutan "National Vocational Rehabilitation Centre ( NVRC ) "

Tahun 2003 - Sekarang, dengan adanya SK Menteri Sosial R.I Nomor 54/HUK/2003 tanggal 23 Juli 2003, maka nama NVRC berubah menjadi " Balai Besar Rehabilitasi Vokasional Bina Daksa ( BBRVBD ) "

KEDUDUKAN , TUGAS DAN FUNGSI :

KEDUDUKAN :

Sebagai Unit Pelaksana Teknis ( UPT ) setingkat Eselon IIA dari Direktorat Jenderal Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial Depsos

TUGAS :
1     Melaksanakan Rehabilitasi Vokasional Tingkat Lanjutan
2     Melaksanakan Pelatihan Staf Rehabilitasi
3     Melaksanakan Pengkajian dan Pengembangan RehabilitasiVokasional Penyandang Cacat

FUNGSI
1
    PelaksanaPelaksanaan penyusunan rencana dan program, evaluasi dan penyusunan laporan pelayanan dan rehabilitasi vokasional tingkat lanjutan penyandang tuna daksa.
2     Pelaksanaan pelatihan ketrampilan alat bantu rehabilitasi serta ketrampilan umum bagi petugas rehabilitasi.
3     Pelaksanaan rehabilitasi vokasional.
4     Pelaksanaan pengkajian dan pengembangan metode dan pelaksanaan rehabilitasi vokasional, pelatihan instruktur, resosialisasi dan bimbingan lanjut.
5     Pengelolaan urusan tata usaha


A. Rehabilitasi Vokasional
[ Rekrutmen dan Asesmen - Pelatihan Vokasional - Resosialisasi Dan Bimbingan Lanjut ]

Pelayanan rehabilitasi vokasional diberikan selama 1 tahun anggaran, meliputi:

1. Rekrutmen dan Asesmen

Dilaksanakan untuk memperoleh calon-calon peserta pelatihan yang memenuhi persyaratan dan untuk membuat /menyusun/menentukan rencana program rehabilitasi vokasional.

Tujuan
Untuk merekrut kelayan yang memenuhi syarat dan mampu untuk dilatih di pelatihan vokasional lanjutan.

Sasaran
Para penyandang cacat yang telah memperoleh pelatihan di PRSBD, PSBD, maupun LBK, dan penca yang memiliki kemampuan dan kemauan untuk dilatih dibidang tehnik masing-masing.

Seleksi
Penilaian pada fisik, mental, sosial dan aspek-aspek vokasional akan diberikan kepada para pelamar/calon untuk menilai kemampuan dan untuk mendapatkan bidang keterampilan yang sesuai. Dalam seleksi ini akan dipandu oleh seorang ahli psikologi, pekerja sosial di PRVBD/PRSBD/PSBD.

Persyaratan penerimaan
Penyandang cacat tubuh, laki-laki dan perempuan berusia antara 17-30 tahun, pendidikan minimal SLTP, memiliki keterampilan dasar, tidak memiliki masalah medis serta lulus tes masuk BBRVBD.

B. Bidang Pelatihan

1. Program pelatihan staf dimaksudkan untuk meningkatkan para petugas/     pegawai  rehabilitasi penyandang cacat di Indonesia , yaitu dengan:
    a. Melakukan kegiatan perencanaan program dan evaluasi pelatihan bagi         petugas rehabilitasi penyandang cacat.
    b. Melakukan kegiatan pelatihan keterampilan alat bantu rehabilitasi bagi         petugas  rehabilitasi
    c. Melakukan kegiatan pelatihan keterampilan umum bagi petugas rehabilitasi

2. Petugas/pegawai yang akan di latih adalah dari lembaga pemerintahan atau     mereka yang memenuhi persyaratan untuk mendapatkan pengetahuan dan     teknik  yang berhubungan dengan rehabilitasi.

3. Pengajar/instruktur pada program ini adalah petugas rehabilitasi di     lingkungan  Departement Sosial RI dan Lembaga terkait

4. Fasilitas yang tersedia adalah:
    a. Perlengkapan: Computer desk top and note book, slide projector, electric         white board, audio visual, video tape recorder, handycam, LCD dsb.
    b. Ruangan: 3 ruang kuliah, ruang sekretariar/pengajar, asrama dengan 9         ruang kamar.

C. Penelitian dan pengembangan

1. Kegiatan utama pada bidang ini adalah mengadakan penelitian dan     pengembangan di bidang rehabilitasi vokasional bagi para penyandang cacat.

2. Melalui penelitian ini, diharapkan akan mampu meningkatkan dan     mengambangkan sistem rehabilitasi vokasional sehingga para penyandang     cacat dapat menjadi tenaga yang terampil dan profesional di bidangnya, serta     mampu bersaing dalam mendapatkan pekerjaan dan beradaptasi dengan     lingkungan kerjannya.

3. Penelitian dan pengembangan yang diadakan meliputi:
    a. Penelitian dan pengembangan vokasional, yaitu penelitian tentang kelayan,         sistem, fasilitas, kurikulum, metode dan teknik rehabilitasi vokasional serta         aksesbilitas penyandang cacat.
    b. Penelitian dan pengembangan instruktur yaitu penelitian tentang kualitas dan         kuantitas, fasilitas, proses belajar mengajar instruktur, kurikulum dan metode         pelatihan instruktur.
    c. Peneltian dan pengambangan resosialisasi dan pembinaan lanjut, yaitu         penelitian tentang sistem magang, penyaluran kerja, kesehatan dan         keselamatan kerja penyandang cacaat.

4. Pelayanan informasi dan publikasi melalui jurmal, booklet, leaflet, website/     email dan pameran dalam rangka mendukung kegiatan rehabilitasi vokasional     di BBRVBD

5. Penyelenggaraan perpustakaan dengan koleksi lebih dari 10.000 buku yang     terdiri dari buku pelajaran, buku umum, buku keagamaan dan terbitan lainnya.








[ Kembali ]